Upacara tradisi lama yang diadakan menjelang berlangsungnya masa tanam. Upacara Wiwit Angler dilaksanakan di area persawahan di wilayah Kalurahan Tirtoadi Mlati Sleman. Upacara tersebut dipercaya sebagai media doa kepada Tuhan agar dikaruniai panen yang melimpah. Pelaksanaannya menjelang masa tanam, baik untuk padi, lombok, maupun tanaman persawahan yang lain.
Upacara Wiwit Angler yang dilaksanakan pada Sabtu (27 September 2025) merupakan kolaborasi Bumkal Tirtamas, Gapoktan Tirto Manunggal dan KWT se Tirtoadi dengan dukungan Pemerintah Kalurahan Tirtoadi dan Dinas Pertanian Sleman.
Bacaan/Mantra yang dibaca ketika acara ritus
Singgah-singgah kala singgah, pan suminggah durga kala sumingkir, sing a sirah sing a wulu, Singa tan kasat mata, sing a tenggak sing a suku sing a bau, kabeh padha sumingkira, king telenge jalanidhi.
Aywa nggodha klawan ngrusak. Jer ingsun duta gawe tentrem bumi Dumadiku kama agung. Neng, ning cipta Pangeran Dhatulaya tawang-tawang kang asalku. Enggal suminggaha sira. Dimen tan kabendu Gusti.
Ingsun duta kabudayan. Ngurip-urip warisan mrih lestari. Mangka Jatidhirine tus. Tan kegut ing panggodha. Agal alus, gawe bombonge kalbu. Merti sranane panggugah. Semangate kawulalit.
Perlengkapan Ritus
Sesaji Angler
- Tumpeng lambangkan manunggaling kawula gusti dan kemakmuran.
- Kemenyan: atau dupa untuk ritual doa.
- Bunga dan daun: kembang setaman (beragam bunga), daun sirih, dan janur kepang.
- Buah-buahan: Buah pisang atau buah-buahan lainnya.
- Hasil bumi: Umbi-umbian dan jajan pasar.
- Sego Wiwit:
- Nasi gurih
- Urap sayuran
- Sambal gepeng (terbuat dari kacang kedelai atau kacang tholo)
- Telur rebus
Prosesi Angler
- Kelompok tani (KWT dan Gapoktan) dan seluruh peserta kirab serta masyarakat berkumpul di sekretariat Gapoktan Tirto Manunggal di dusun Janturan Tirtoadi Mlati Sleman.
- Prosesi bergerak menuju area persawahan. Sepanjang jalan peserta kirab angler membaca puja doa dan mantra dipimpin tetua adat desa.
- Sesampai area pusat angler, dilakukan upacara singkat untuk menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya angler disertai harapan.
- Setelah selesai upacara adat, dilanjutkan penanaman benih yang pertama, dianggap paling baik kualitasnya.
- Setelah selesai penanaman benih pertama, peserta kirab kembali ke tempat pemberamgkatan kirab dilanjutkan kembul bujana (makan bersama)


